Anak Buang Puntung Rokok Picu Kebakaran Rumah, Ibu Tewas Terjebak Api di Grobogan
GROBOGAN, iNews.id - Kebakaran hebat melanda dua rumah di Desa Monggot, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Seorang nenek berusia 70 tahun bernama Sujiwati tewas terjebak kobaran api akibat kebakaran ini yang diduga dipicu puntung rokok.
Informasi diperoleh, kebakaran rumah terjadi pada Selasa (11/8/2026) petang. Api dengan cepat membesar dan melalap dua rumah milik Paiman yang berdampingan.
Dalam video yang beredar, kobaran api terlihat membakar bangunan rumah yang sebagian besar berbahan kayu. Saat kejadian, Sujiwati berada di dalam rumah. Korban ditemukan warga dalam kondisi sudah meninggal dunia dengan tubuh terbakar.
Suami korban, Paiman, mengatakan saat kejadian dia sedang memasak. Tidak lama kemudian, dia melihat asap keluar dari arah rumah.
"Saya sedang masak lantas keluar karena melihat asap. Begitu saya cek kamar, posisinya api sudah membara. Perkiraan saya, anak saya buang puntung rokok di bantal atau pakaian," ujarnya, Rabu (12/8/2026).
Menurutnya, saat itu istrinya baru selesai mandi dan hendak masuk ke kamar untuk mengganti pakaian. Namun, ketika berada di dalam kamar, api yang sudah membesar langsung menyambar bagian rumah karena terbuat dari kayu.
Korban diduga tidak sempat menyelamatkan diri hingga akhirnya terjebak api dan meninggal dunia. Paiman yang melihat api membesar langsung keluar rumah untuk meminta pertolongan warga.
"Waktu itu saya udah panik dan keluar minta tolong ke tetangga. Saya lalu ambil ember untuk menyiram api. Ada dua rumah yang terbakar," katanya.
Paiman menduga kebakaran terjadi setelah anak keduanya membuang puntung rokok sembarangan hingga mengenai bantal atau pakaian. Setelah kejadian, anak tersebut diketahui sudah tidak berada di rumah.
"Posisi anak sudah pergi, tidak ada di rumah saat kejadian. Kondisinya memang ada gangguan dari sejak lulus sekolah tahun 2002, masih pengobatan," ucapnya.
Menurut keluarga, anak kedua pasangan Paiman dan Sujiwati memang mengalami gangguan kejiwaan dan masih menjalani pengobatan. Warga berharap pemerintah dapat membantu proses penanganan medis agar kondisi anak tersebut mendapatkan perawatan yang tepat.
Setelah kejadian, jenazah Sujiwati dievakuasi warga. Tim Inafis Polres Grobogan kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara. Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menduga kebakaran terjadi akibat puntung rokok yang memicu api. Jenazah Sujiwati kemudian dimakamkan pada Selasa malam di tempat pemakaman umum desa setempat.
Hingga Rabu pagi, warga bergotong royong membersihkan puing-puing rumah yang terbakar. Sementara itu, Paiman untuk sementara tinggal di rumah anaknya.
Editor: Donald Karouw