Banjir Bandang Terjang Kawasan Wisata Guci Tegal, 3 Jembatan Putus
Puncak banjir bandang Guci terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Tinggi air dilaporkan mencapai kurang lebih 7 meter. Tekanan arus yang bercampur lumpur dan pasir membuat struktur jembatan tidak mampu bertahan.
Selain memutus akses jalan, banjir bandang Guci juga merusak sejumlah fasilitas wisata. Area Pancuran 13 tertimbun lumpur tebal, beberapa lapak pedagang terseret arus, pagar pembatas di sepanjang sungai rusak, dan satu unit alat berat dilaporkan mengalami kerusakan.
Bencana alam tersebut juga disertai longsor di kawasan perbukitan atas Desa Guci. Longsoran tanah memperparah kondisi dan sempat memicu kepanikan warga yang tinggal di sekitar lokasi.
Dampak lain dari banjir bandang Guci, ratusan bibit pohon yang disiapkan untuk program penanaman di lereng Gunung Slamet pada Februari 2026 dilaporkan hilang terbawa arus.
Hingga Sabtu siang, aktivitas wisata di kawasan Guci masih terganggu. Warga bersama pihak terkait terus melakukan pembersihan material banjir serta pendataan kerusakan akibat banjir bandang Guci yang kembali melanda kawasan wisata andalan Kabupaten Tegal tersebut.