Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Identitas Jemaah Haji Meninggal di Tanah Suci, Rodiah Asal Solo
Advertisement . Scroll to see content

Begini Pandangan Satgas Covid-19 RS UNS jika Pemerintah Longgarkan PPKM

Kamis, 22 Juli 2021 - 21:11:00 WIB
Begini Pandangan Satgas Covid-19 RS UNS jika Pemerintah Longgarkan PPKM
Juru Bicara Satgas Covid-19 Rumah Sakit (RS) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo dr Tonang Dwi Ardyanto. Foto: Ist.
Advertisement . Scroll to see content

SOLO, iNews.id – Pemerintah diminta memperhatikan potensi lonjakan kasus Covid-19 jika nanti melonggarkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Vaksinasi Covid-19 diharapkan secepat dan sebanyak-banyaknya karena efek baru dirasakan manfaatnya setelah mencapai 40 persen.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Rumah Sakit (RS) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, dr Tonang Dwi Ardyanto mengatakan, sebenarnya Indonesia tengah dilanda gelombang ketiga Covid-19. Hal itu dapat dilihat dari pertambahan kasus Covid-19 yang melonjak drastis. Kemudian RS yang kewalahan menerima pasien positif Covid-19, dan banyak tenaga kesehatan (nakes) terpapar SARS-CoV-2.

“Kita pernah menjadi yang tertinggi dan terbanyak di Asia, tapi saat ini sedang turun. Ini posisi menggambarkan kita sebenarnya ada di gelombang ketiga, hanya gelombang pertama seolah-olah tidak merasakan,” kata dr Tonang Dwi Ardyanto melalui keterangan tertulis dari Humas UNS Solo, Kamis (22/7/2021).

Berdasar realita di lapangan, saat ini instalasi gawat darurat (IGD) di sejumlah RS mengalami pertambahan antrean yang banyak. Contohnya di RS UNS, antrean di IGD bisa mencapai 20-25 orang.

“Sedangkan di RSUD Moewardi Solo bisa sampai 60 orang. Ada yang sampai di tenda, ada yang di selasar. Pasien menunggu untuk kamar. Itu kondisi hari ini yang tidak disangka,” katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut