Dari keterangan para tersangka ini, terungkap sejumlah fakta menarik di balik aksi kelompok pembunuh bayaran ini. S alias Babi mengaku diperintah Kopda Muslimin untuk membunuh istrinya dengan cara menembak di bagian kepalanya. Namun Babi merasa tidak tega hingga memilih menembak di bagian perut korban.
Eksekutor Penembak Istri TNI Ungkap Perkenalan dengan Kopda Muslimin, Ternyata..
Selain itu juga terungkap, total keseluruhan uang yang dijanjikan oleh Kopda Muslimin untuk membunuh istrinya, sebesar Rp200 juta dan janji bonus satu unit mobil sedan jika berhasil.
Karena aksi penembakan tersebut gagal, Kopda Muslimin hanya menyerahkan uang sebesar Rp120 juta.
Eksekutor Penembak Istri TNI : Skenarionya Ditembak sebelum Berangkat Jemput ke Sekolah
Seperti diketahui, kasus penembakan RW di jalan Cemara 3 Padangsari Banyumanik Semarang terjadi pada Senin 18 Juli lalu. Penembakan didalangi oleh suaminya sendiri Kopda Muslimin, anggota Arhanud 15/DBY.
Tim gabungan TNI-Polri yang dibentuk untuk menangani kasus ini telah menangkap lima tersangka, sementara Kopda Muslimin masih buron.
Editor: Ahmad Antoni