Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Momen Sakral Puncak Waisak, Ribuan Lampion Diterbangkan di Candi Borobudur
Advertisement . Scroll to see content
Advertisement . Scroll to see content

“Baik dari pengamanan pertama, kemudian dari pengamanan objek yang lain, kita harus bekerja sama dengan stekholder yang lain,” ujarnya. 

Arif Agung menuturkan, skenario yang dilakukan mulai pukul 04.30 WIB disimulasikan ada penyanderaan wisatawan. Kemudian ada penemuan bom, dijinakkan, dilanjutkan pembebasan sandera.

 “Jadi simulasi seperti kejadian sebenarnya. Seperti ditemukan bom, ada penyanderaan di tempat-tempat obyek wisata atau obyek vital dan kita penanganannya seperti tahapan. Dalam penanganan penemuan bom, apabila tidak bisa dibawa maka dihancurkan/diledakkan di tempat,” tuturnya.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Iqbal Alqudusy mengatakan, simulasi dilaksanakan untuk melatih kesiapan personel Polri, khususnya Brimob. Simulasi akan terus dilaksanakan, terutama di tempat-tempat keramaian menjelang Nataru.

“Karena liburan Nataru cukup ramai. Kebetulan untuk besok hari Minggu (18/12/2022) kita laksanakan di stasiun Semarang antara Stasiun Tawang dan Stasiun Poncol, kami belum tahu,” ucapnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut