Daerah Aliran Sungai Bengawan Solo-Pemali Juana-Bogowonto di Jateng Rawan Banjir Besar
Sarwa juga mengusulkan agar pemerintah melibatkan perahu nelayan untuk melakukan evakuasi jika terjadi banjir besar. Komunikasi dengan nelayan menurutnya bisa segera dilakukan.
BACA JUGA: Cari Korban Longsor, Polres Bogor Kerahkan 3 Anjing Pelacak
Selain itu dia juga meminta pemerintah segera mengidentifikasi tempat-tempat yang bisa dimanfaatkan sebagai pengungsian sementara. Seperti balai desa, aula, dan gelanggang olahraga.
"Kami juga sedang waspada tanggul jebol. Teman-teman BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) sudah mengidentifikasi. Kalau tanggul meluap, masih tidak masalah. Yang bahaya tanggul jebol karena akan terjadi banjir bandang. Selain itu bukit yang gundul. Bisa terjun bebas, terjadi banjir bah campur batu dan lumpur," katanya.
Di daerah rawan tersebut, dia juga mengatakan perlu dilakukan siskamling sebagai kearifan lokal. "Ketika ada tanda-tanda terjadi longsor, bisa langsung diumumkan menggunakan kentongan," ujarnya.
Editor: Rizal Bomantama