Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dramatis! Pemakaman Jenazah Pria Obesitas 300 Kg di Sragen Libatkan 35 Personel
Advertisement . Scroll to see content

Dramatis! Pemakaman Jenazah Pria Obesitas 250 Kg di Purbalingga Libatkan Damkar

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:30:00 WIB
Dramatis! Pemakaman Jenazah Pria Obesitas 250 Kg di Purbalingga Libatkan Damkar
Pemakaman jenazah pria obesitas di Purbalingga berlangsung dramatis dengan melibatkan puluhan petugas damkar dan BPBD. (Foto: iNews TV)
Advertisement . Scroll to see content

PURBALINGGA, iNews.id – Suasana haru menyelimuti prosesi pemakaman jenazah pria obesitas di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kelurahan Kembaran Kulon, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Senin (12/10/2026). 

Proses pemakaman jenazah pria berbobot 240 kg itu melibatkan petugas gabungan dari Pemadam Kebakaran (Damkar) dan BPBD.

Pihak keluarga harus meminta bantuan darurat kepada tim penyelamat lantaran kesulitan memakamkan almarhum secara mandiri akibat faktor berat badan berlebih (obesitas).

Kondisi area pemakaman umum yang padat dan sempit sempat membuat petugas kesulitan karena tidak memungkinkan untuk memasang alat bantu mekanis berat seperti tripod katrol.

Petugas gabungan harus memutar otak dan akhirnya memutuskan untuk menurunkan jenazah secara manual menggunakan jalinan beberapa lapis tali webbing berkecepatan dan berdaya tahan tinggi di bawah jasad almarhum. 

Secara gotong royong dengan mengandalkan kekuatan fisik otot, puluhan petugas dan warga sekitar menurunkan jenazah ke liang lahat secara estafet dan perlahan.

Prosesi penurunan jenazah tak biasa ini memakan waktu hampir satu jam. Petugas harus bergerak sangat ekstra hati-hati untuk menjaga kestabilan posisi jenazah agar tidak miring atau terjatuh selama proses penurunan ke liang lahat.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut