Ekshumasi Sutrimo Rampung, Penyebab Kematian Terungkap 2-3 Minggu Lagi
Pemeriksaan DNA juga dilakukan untuk mendukung identifikasi sekaligus membantu mengungkap perkara secara lebih menyeluruh.
Menurutnya, pemeriksaan laboratorium diperlukan karena Sutrimo telah meninggal hampir tiga minggu sebelum proses ekshumasi. Kondisi tersebut membuat tubuh dinilai mengalami perubahan pascakematian sehingga pemeriksaan secara visual menjadi terbatas.
"Karena jenazah sudah hampir tiga minggu, secara visual hampir semuanya mengalami perubahan, warna dan sebagainya. Sehingga perlu dilakukan pemeriksaan laboratorium secara lebih mendalam," ujarnya.
Dari pemeriksaan luar dan bagian dalam tubuh secara visual, tim forensik belum menemukan tanda luka yang mengarah pada kekerasan menggunakan benda tumpul maupun benda tajam.
"Secara visual, kami tidak mendapatkan tanda-tanda luka yang mengarah pada benda tumpul maupun benda tajam," katanya.