Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Anggota Bawaslu Gunungsitoli Divonis 1 Tahun Penjara Kasus Pungli Honor Pokja
Advertisement . Scroll to see content

Ganjar Pranowo : Kalau Ada yang Korupsi Bansos Covid di Jateng, Laporkan Saya!

Senin, 07 Desember 2020 - 14:30:00 WIB
Ganjar  Pranowo : Kalau Ada yang Korupsi Bansos Covid di Jateng, Laporkan Saya!
Gubernur Ganjar Pranowo minta masyarakat melaporkan jika menemukan potensi korupsi bansos penanganan Covid-19(Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

SEMARANG, iNews.id  -  Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta masyarakat aktif melaporkan jika menemukan indikasi korupsi dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) dari Pemprov Jateng ke masyarakat. Jika ditemukan tindakan itu, maka ia akan mengambil tindakan tegas kepada yang bersangkutan.

Ganjar mengatakan, tidak boleh ada kasus korupsi di Jateng khususnya dalam penanganan Covid-19. "Jangan sampai ada di Jawa Tengah. Kalau masyarakat menemukan indikasiitu, laporkan ke saya. Kasih data ke saya untuk saya tindaklanjuti. Kalau ada pejabat, khususnya di Pemprov Jateng yang minta uang, laporkan saya ke sekarang. Ini saya umumkan resmi," kata Ganjar usai memimpin rapat evaluasi penanganan Covid-19, Senin (7/12/2020).

Menurutnya,  sudah memberikan warning terhadap penyaluran dana Bansos pada jajarannya. Dan cara belanja anggaran-anggaran yang sudah disiapkan itu, juga sudah melalui mekanisme yang sangat ketat.

"Setiap kita ingin membelanjakan, inspektorat itu punya pintu terakhir untuk mereview dan mengecek satu persatu. Makanya, kalau ada yang mungut-mungut, tolong sampaikan ke saya," katanya.

Memang sudah ada beberapa laporan bahwa ada yang tidak benar dalam penyaluran bansos di tingkat desa. Dirinya meminta diberikan data valid agar bisa ditindaklanjuti. Ada pula yang melaporkan bahwa timbangan bansos tidak sama dan dituduh korupsi. Ganjar mengatakan hal itu belum tentu karena korupsi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut