Genjot Suara, Sandi Resmikan Kantor Seknas 1 Km dari Kediaman Jokowi
Sebelum meninggalkan kantor Seknas, tiba-tiba ada seorang ibu naik ke atas panggung orasi, untuk memberikan bantuan kampanye yang langsung diterima oleh Sandi. Setelah menerima dua buah amplop, Sandi pun menyampaikan ucapan terima kasih secara terbuka di depan kader.
Sandi mengatakan keputusan menambah Seknas yang di Kota Solo untuk menambah daya gempur di wilayah Jawa Tengah. "Hari ini, kita mengoperasionalkan dari Seknas Soloraya. Memang akhirnya kita pusatkan (di Solo) agar lebih memobilisasi, mensosialisasi menangkap aspirasi masyarakat untuk 108 hari kedepan dari beberapa wilayah jangkauan di Jawa Tengah," kata Sandi.
Menurut Sandi, fungsi dari Seknas yang dipimpin langsung M Taufik ini selain untuk tempat berkumpul para relawan, juga untuk mempermudah koordinasi agar bisa menjangkau hingga wilayah perdesaan menyampaikan pesan Prabowo-Sandi untuk perubahan ekonomi yang lebih baik.
"Ini Seknas ya, kalau kami sendiri (Tim BPN) nanti Pak Dirman (Sudirman Said) yang akan menyampaikan progres pemindahan markas perjuangan kami, mungkin di awal Januari," ujarnya.
Sandi optimistis belajar dari pengalaman Pilgub Jateng lalu di mana Sudirman Said memperoleh suara yang signifikan dan hanya selisih sedikit dengan Ganjar Pranowo, di Pilpres 2019 nanti Prabowo-Sandi akan mendapatkan suara lebih baik. "Meski Pilpres 2014 lalu Prabowo kalah dalam perolehan suara di Jawa Tengah, saya yakin 2019 kita akan lebih baik," tandasnya.
Editor: Kastolani Marzuki