Setelah menolak tagihan tersebut, terduga pelaku marah-marah kepada kasir beserta karyawan tempat hiburan tersebut. Mereka juga mengaku sebagai anggota polisi yang berdinas di Polda Jateng.
“Keempatnya mengaku sebagai anggota Polda Jateng. Mereka marah-marah kepada kasir dan karyawan yang ada di sekitar ruangan,” ucapnya.
Tak berselang lama, Manager Karaoke Exelent datang ke lokasi. Selanjutnya kasir, manager dan keempat laki-laki tersebut saling mengecek mengenai pajak yang tertera di tagihan.
Salah satu terduga pelaku sempat emosi dan tiba-tiba mencabut senjata api dari pinggangnya, namun dicegah oleh teman-temannya.
“Selesai keributan, akhirnya keempat laki-laki tersebut mau membayar sesuai tagihan sebesar Rp1,9 juta,” tuturnya.
Editor: Donald Karouw