Kasus Covid-19 Tembus 200.000 Pasien, Ganjar: Hindari Mengumpulkan Banyak Orang
"Saya minta Pemkot Semarang melakukan komunikasi. Harus diklarifikasi biar tidak membuat gaduh," kata Ganjar.
Ganjar juga sempat menanyakan perihal perbedaan data itu kepada Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi. Dari penjelasannya, diketahui bahwa memang terjadi perbedaan data yang sangat signifikan antara pusat dan daerah.
"Pak Hendi (Hendrar Prihadi) bilang, datanya belum diupdate oleh Pak Wiku (Jubir Satgas Covid Pusat). Mungkin Pak Wiku juga penting untuk meng-update data biar tidak membingungkan," ucapnya.
Ganjar juga mengatakan sudah menerima laporan detail dari Wali Kota Semarang terkait kasus Covid-19. Bahkan, laporan yang diberikan sangat detail, tidak hanya jumlah kasus, namun juga nama dan alamat pasien positif Covid-19.
"Saya sudah minta Pak Hendi menjelaskan apa sebenarnya yang terjadi. Kok bisa datanya beda. Pak Hendi sudah melaporkan kepada saya dengan bagus, bahkan ada catatan secara detail status pasien, baik dari dalam kota maupun luar kota, lengkap dengan nama dan alamatnya," ucapnya.