Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kasus Gangguan Jiwa Berat di Bandung Naik, Kesehatan Mental Jadi Perhatian
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Gagal Ginjal Akut, Dinkes Jateng: Waspada Anak Demam, Air Kencing Menurun dan Diare

Kamis, 20 Oktober 2022 - 08:03:00 WIB
Kasus Gagal Ginjal Akut, Dinkes Jateng: Waspada Anak Demam, Air Kencing Menurun dan Diare
Ilustrasi - Pemeriksaan ginjal. (Antara/Shutterstock)
Advertisement . Scroll to see content

"Harus konsultasi dengan dokter. Kalau pun sampai diberikan sirup harus dengan surat dokter atau konsultasi dengan dokter. Jadi sangat terbatas, ini kan masih dalam penelitian ini," ujarnya. 

Dia mengimbau orang tua untuk tidak memberikan obat sirup bagi anaknya. Pihaknya juga akan menerbitkan surat edaran tentang pemberian obat sirup bagi anak.

Sementara itu, Ikatan Dokter Anak Indonesia ( IDAI) Jawa Tengah meminta para orang tua untuk berhati-hati, jika anak sakit yang berhubungan dengan saluran air kencing. Terutama pada anak yang dulu pernah terinfeksi Covid-19.

Sekretaris IDAI Jateng Choirul Anam mengatakan, gagal ginjal akut yang menjangkiti ratusan anak itu juga disinyalir berhubungan dengan virus corona, selain diduga akibat pemberian obat sirop.

"Jika anak sakit terutama sakit yang berhubungan dengan saluran kencing. Apakah tidak bisa kencing atau justru sering kencing harus diperiksa urium kreatinnya kalau ada gangguan kemih, apakah ada atau enggak. Terutama anak-anak yang pernah kena Covid-1 karena disinyalir ada hubungannya kan antara gagal ginjal dengan Covid-19," ujarnya.

Menurutnya, ada kemungkinan antibodi yang menyerang ginjal pada anak usai ia terinfeksi virus corona. Dalam istilah kedokteran itu biasa disebut Multisystem inflammatory syndrome in children atau (MIS-C). 

"Ada hubungannya namanya Mis C atau Multisystem inflammatory syndrome in children (MIS-C). Jadi linknya ke situ, jadi setelah jena Covid-19 ada antibodi yang menyerang ginjal," ujarnya.

Editor: Ahmad Antoni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut