Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ratusan Sapi Mati Tertabrak Kereta di Sumut, KAI Minta Warga Tak Biarkan Ternak Berkeliaran
Advertisement . Scroll to see content

Kecelakaan di Pelintasan Kereta Api di Kendal, Mobil Pikap Tertabrak KA Sembrani

Jumat, 18 September 2026 - 15:31:00 WIB
Kecelakaan di Pelintasan Kereta Api di Kendal, Mobil Pikap Tertabrak KA Sembrani
KA Sembrani tertemper mobil pikap di perlintasan sebidang JPL 75, Weleri, Kendal, hingga menyebabkan lima perjalanan kereta api mengalami keterlambatan. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

Hasil pemeriksaan menunjukkan lokomotif CC 206 13 46 mengalami kerusakan pada lampu kabut dan semboyan sebelah kiri yang pecah. Perbaikan kerusakan tersebut direncanakan dilakukan di Stasiun Tegal.

Setelah rangkaian dinyatakan aman untuk melanjutkan perjalanan, KA Sembrani kembali diberangkatkan dari KM 41+500 pada pukul 11.48 WIB. Unit Jalan Rel 4.7 Weleri juga memastikan jalur hulu dan hilir dalam kondisi aman.

KA Sembrani kemudian melakukan Berhenti Luar Biasa (BLB) di Stasiun Krengseng untuk proses penyerahan PTGOK. Kereta kembali diberangkatkan pada pukul 12.00 WIB.

Insiden tersebut berdampak pada lima perjalanan kereta api dengan total andil keterlambatan 70 menit. KA 39 Sembrani terlambat 22 menit, KA 183 Kamandaka 19 menit, PLB 2510A Banteng Cargo 14 menit, PLB 20A Argo Muria 9 menit, dan PLB 178B Tawangjaya Premium 6 menit.

Luqman menyayangkan kejadian tersebut dan menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan yang terdampak keterlambatan perjalanan.

KAI Daop 4 Semarang kembali mengingatkan pengguna jalan agar berhati-hati ketika melintasi perlintasan sebidang. Pengguna jalan diminta mendahulukan perjalanan kereta api, berhenti, melihat ke kanan dan kiri, serta memastikan kondisi benar-benar aman sebelum melintas.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut