Kekerasan Berujung Duka! Siswa SD di Pemalang Meninggal Diduga Korban Bullying Kakak Kelas
Kasus tersebut kini mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Pemalang. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pemalang Nurkholes mengatakan, telah mengetahui adanya dugaan tindak kekerasan di sekolah tersebut.
Pemerintah Kabupaten Pemalang, kata dia, akan mngevaluasi dan tidak akan menoleransi kekerasan di lingkungan sekolah. "Yang jelas pemerintah tidak menolerir adanya bullying atau perundungan dan kita harap kejadian ini yang terakhir," ujar Nurkholes.
Untuk mengetahui penyebab kematian korban, jenazah Hasbi menjalani autopsi di RSUD Dr. M. Ashari Pemalang. Autopsi dilakukan oleh tim Biddokkes Polda Jateng.
Sementara itu, polisi masih melakukan pendalaman dan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kematian serta memastikan rangkaian peristiwa yang dialami korban.
"Pagi ini kami sudah melakukan autopsi untuk mengetahui penyebab kematian korban," ucap Kasat Reskrim Polres Pemalang, AKP Faizal Wildan.
Setelah proses autopsi selesai, jenazah Hasbi dimakamkan pada Kamis sore. Keluarga korban berharap polisi mengusut secara tuntas dugaan kekerasan yang dialami Hasbi.
Editor: Kurnia Illahi