Keluarga Terduga Teroris Asal Pekalongan Shock Anaknya Terlibat Teror
Dia menuturkan, Agus Riyadi tak terlihat beda dengan masyarakat lainnya baik dalam hal beribadah maupun pergaulan hidup sehari-hari. “Perilakunya biasa saja dan memang sering pergi keluar kota dengan alasan berdagang. Kalau pylang kampong, ya salat jamaah di masjid bareng warga di sini,” katanya.
Agus Riyadi sudah berkeluarga memiliki satu istri dengana anak yang masih kecil. Usahanya adalah berjualan madu dan buku serta fotokopi. Menurut Sutoyo, hingga kini belum ada keterangan resmi atau petugas khusus baik dari pemerintah atau aparat keamanan untuk memberitahukan kondisi sebenarnya yang terjadi. Dia berharap agar jenazah anaknya bisa segera dipulangkan untuk dimakamkan.
Sementara ibunda Agus Riyadi, Waryatun terlihat terus menerus menangis mendengar putranya tewas dalam baku tembak dengan polisi. Waryatun yang sakit saraf sejak 5 bulan lalu itu kesulitan berkomunikasi.
Sebelumnya, Tim Densus 88 menembak mati empat terduga teroris di Terminal Pasirhayam, Cianjur, Jawa Barat, Minggu (13/5/2018) dini hari. Mereka ditembak mati lantaran melawan petugas saat akan ditangkap. Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan, keempat teroris itu berinisial BBN, DCN, AR, dan HS. " Dari para terduga teroris, kita sita barang bukti antara lain, KTP, senjata api dengan 8 amunisi, dan mobil Honda Brio," ujar Setyo.
Editor: Kastolani Marzuki