Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Wali Kota Semarang Buka Suara usai Disebut dalam Sidang Korupsi Chromebook
Advertisement . Scroll to see content

Kemendikbudristek Batalkan Hasil Pemilihan Rektor UNS Karena Dinilai Cacat Hukum

Senin, 03 April 2023 - 14:31:00 WIB
Kemendikbudristek Batalkan Hasil Pemilihan Rektor UNS Karena Dinilai Cacat Hukum
Direktur Reputasi Akademik dan Kemahasiswaan UNS, Dr Sutanto menunjukkan Peraturan Mendikbudristek Nomor 24 Tahun 2023 yang diterima, Senin (3/4/2023). Foto: Ist.
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) angkat bicara mengenai pembatalan hasil Pemilihan RektorUNS periode 2023-2028. Pembatalan di antaranya karena hasil pemilihan dan penetapan Rektor UNS dinilai cacat hukum. 

Pelaksana tugas (Plt) Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Dirjen Diktiristek) Kemendikbudristek, Nizam mengatakan, pihaknya terus mendorong perguruan tinggi Indonesia untuk memiliki tata kelola yang baik. 

Mulai dari mendorong perguruan tinggi swasta (PTS) untuk terus meningkatkan tata kelola institusi agar semakin sehat, sampai mendorong perguruan tinggi negeri (PTN) untuk menjadi perguruan tinggi negeri berbadan hukum (PTN-BH). 

PTN-BH diberikan otonomi yang lebih luas dibanding PTN Satker ataupun BLU. Dengan adanya keleluasaan dalam pengelolaan sumberdayanya, PTN-BH diharapkan berlomba-lomba membenahi diri, bertransformasi dan berinovasi. 

“Kampus-kampus PTN-BH inilah yang akan menjadi ujung tombak pengembangan mutu perguruan tinggi di Indonesia. Sebab, PTN-BH dituntut untuk berfokus pada peningkatan mutu Tridharma Perguruan Tinggi sehingga berkelas dunia dengan berlandaskan tata kelola yang baik dan akuntabel,” ujar Nizam melalui keterangan tertulis kepada iNews.id, Senin (3/4/2023). 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut