Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Eko Sapto Purnomo Ditunjuk Jabat Plt Bupati Sukoharjo, Gantikan Etik Suryani Tersangka KPK
Advertisement . Scroll to see content

Korupsi Bupati Sukoharjo, Peras Bawahan Modus Copy Paste Tradisi Suami

Selasa, 14 Juli 2026 - 01:30:00 WIB
Korupsi Bupati Sukoharjo, Peras Bawahan Modus Copy Paste Tradisi Suami
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menggunakan rompi oranye dan ditahan KPK pada Sabtu (11/7/2026). (Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap modus korupsiBupati Sukoharjo nonaktif, Etik Suryani. Etik diduga meniru atau copy paste dari bupati sebelumnya yang merupakan suaminya, Wardoyo Wijaya.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo menyatakan, modus hingga besaran tarif yang dipatok Etik terhadap bawahannya sama persis dengan yang dilakukan Wardoyo. 

"Beberapa modus sama dilakukan, bahkan sampai ke tarif ataupun besaran dari pemerasan yang dilakukan, ," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo kepada wartawan, Senin (13/7/2026).

Menurut Budi, pemaksaan yang dilakukan Etik kepada bawahannya juga persis sama dengan apa yang dilakukan bupati sebelumnya. 

"Artinya ini memang copy paste dari modus-modus yang dilakukan oleh bupati sebelumnya," ucapnya. 

Mengenai peluang pemanggilan Wardoyo untuk menjadi saksi dalam perkara istrinya, menurutnya, hal itu akan dilakukan sebagaimana kebutuhan penyidikan. 

"Terkait dengan pemeriksaan terhadap suami Ibu ETS yang juga merupakan bupati pada periode sebelumnya, tentu ini juga berdasarkan kebutuhan dalam proses penyidikan, ya," ucapnya. 

Sebelumnya, KPK menetapkan Bupati Sukoharjo, Etik Suryani sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo. Penetapan tersangka dilakukan setelah operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar sejak Kamis (9/7/2026).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut