Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : OTT Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, KPK Sita Uang Rp1 Miliar
Advertisement . Scroll to see content

KPK OTT Bupati Klaten Diduga terkait Suap BPK hingga Pengadaan Barang dan Jasa

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:51:00 WIB
KPK OTT Bupati Klaten Diduga terkait Suap BPK hingga Pengadaan Barang dan Jasa
Tim penyidik KPK melakuka operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Klaten di rumah dinas, Kamis (15/10/2026). (Foto: iNews TV)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih memeriksa secara marathon terhadap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT), Kamis (15/10/2026). KPK mengungkap dugaan suap yang dilakukan Bupati Klaten terhadap Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) berkaitan dengan proses audit. 

Selain itu, terdapat penerimaan itu diduga terkait pengadaan barang dan jasa, perizinan, serta penerimaan lainnya dari organisasi perangkat daerah (OPD).

"Ada dugaan pemberian yang dilakukan oleh bupati kepada oknum BPK terkait dengan audit," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo.

Dia mengatakan, KPK menyita barang bukti berupa uang sekitar Rp1 miliar dalam OTT tersebut. Uang tersebut diduga terkait dengan dugaan penerimaan gratifikasi. Namun, jumlah uang yang disita masih dalam proses penghitungan. Nilai Rp1 miliar tersebut merupakan perkiraan awal penyidik. 

"Masih proses hitung. Hitungan awal sementara sekitar Rp1 miliar," kata Budi.

Dalam operasi senyap tersebut, KPK total menangkap 20 orang. Pihak-pihak yang diamankan terdiri dari penyelenggara negara, aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten dan BPK, serta unsur swasta.

"Sehingga pihak-pihak yang diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan ini, selain bupati selaku penyelenggara negara, juga ASN baik di lingkungan Pemkab Klaten maupun BPK, serta unsur swasta," ucap dia.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut