Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Geger! Mayat Perempuan Muncul saat Pengerukan Sampah di Pintu Air Barata Surabaya
Advertisement . Scroll to see content

Masyarakat Bingung Mudik Dilarang tapi Tempat Wisata Dibuka, Pengamat Bilang Begini

Minggu, 25 April 2021 - 13:44:00 WIB
Masyarakat Bingung Mudik Dilarang tapi Tempat Wisata Dibuka, Pengamat Bilang Begini
ilustrasi larangan mudik. (Antara)
Advertisement . Scroll to see content

Untuk diketahui, aglomerasi Wilayah 1 terdiri, Medan, Binjai, Deli Serdang dan Karo. Wilayah 2 Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi. Wilayah 3 - Kota Bandung, Kabupaten Bandung,  Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat. Wilayah 4, Semarang, Kendal, Demak, Ungaran dan Purwodadi. 

Wilayah 5, Kota Yogyakarta, Sleman, Bantul, Kulon Progo dan Gunungkidul. Wilayah 6, Kota Solo, Sukoharjo, Boyolali, Klaten, Wonogiri, Karanganyar dan Sragen. Wilayah 7, Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, Lamongan. Wilayah 8, Makassar, Sungguminasa, Takalar dan Maros.

Menurutnya, ada dua hal yang menarik untuk itu harus menjadi perhatian dan rujukan. Pertama, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno meluruskan pandangan publik yang menilai inkonsistensi pemerintah dalam menerapkan kebijakan. Hal ini terkait dengan berlakunya larangan mudik, tetapi sektor pariwisata dibuka. 

“Pariwisata bukan menjadi masalah. Kita adalah bagian dari solusi. Jika patuh terhadap protokol kesehatan, maka kita akan bisa mengendalikan pandemi, dan sama-sama bangkit dan pulih,” katanya. 

Kesimpulan manajemen untuk mengelola protokol kesehatan harus benar-benar ketat dan disiplin. Di sinilah semua pihak dituntut untuk konsisten dan disiplin. Kedua, Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengatakan, meski seseorang telah dinyatakan bebas Covid-19, tak menutup kemungkinan yang bersangkutan kemudian tertular dalam perjalanan saat mudik Lebaran.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut