Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Demo Ricuh di Gedung Grahadi Surabaya, Polisi Tetapkan 4 Tersangka
Advertisement . Scroll to see content

Menristekdikti Minta Kematian 2 Mahasiswa Universitas Halu Oleo Kendari Diusut Tuntas

Sabtu, 28 September 2019 - 07:49:00 WIB
Menristekdikti Minta Kematian 2 Mahasiswa Universitas Halu Oleo Kendari Diusut Tuntas
Menristek Dikti Muhamad Nasir memberikan komentar soal dua mahasiswa Universitas Halu Oleo yang tewas dalam demo ricuh di Kota Kendari, Sultra, Jumat (27/9/2019). (Foto: iNews/Kristadi)
Advertisement . Scroll to see content

NGAWI, iNews.id – Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) Mohamad Nasir meminta kasus kematian dua mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) saat demonstrasi di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Kamis (26/9/2019), diusut tuntas. Dia berharap tidak ada lagi mahasiswa yang menjadi korban jiwa dalam demonstrasi. 

Kedua mahasiswa yang tewas yakni, Immawan Muhammad Randi (21), mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Jurusan Budi Daya Perikanan, dan Muhammad Yusuf Kardawi (19), mahasiswa Program Pendidikan Vokasi Jurusan D3 Teknik Sipil.

Randi, yang juga kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), disebut tewas karena terkena peluru tajam di dadanya. Terkait hal ini, Menristek Dikti meminta agar kronologi kejadian itu harus diusut.

“Harus diusut apa yang terjadi sebenarnya, apakah karena ada upaya membela diri, atau kejadian yang lainnya,” ujar Menristek Dikti di Ngawi, Jumat (27/9/2019).

Dirinya pun setuju jika ada tim investigasi untuk mengetahui fakta tewasnya Immawan Muhammad Randi (21) dan Muhammad Yusuf Kardawi (19). Dia telah menghubungi rektor Universitas Halu Oleo terkait kasus tersebut.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut