Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : TNI AD Investigasi Peluru Nyasar Lukai 2 Warga di Kampus UNP, Libatkan Polda Sumbar
Advertisement . Scroll to see content

Momen Komandan Banteng Raider Sopiri Sanjoto Penguji SIM Jenderal Ahmad Yani Keliling Markas

Selasa, 05 Desember 2023 - 10:21:00 WIB
Momen Komandan Banteng Raider Sopiri Sanjoto Penguji SIM Jenderal Ahmad Yani Keliling Markas
Danyonif Raider 400/BR Letkol Inf Moh Zainollah menyopiri Kapten CMP (purn) Sanjoto keliling markas. (iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

"Saat itu saya bersama Pak Ahmad Yani yang memimpin pasukan untuk mengejar dan menggempur pasukan DI/TII pimpinan Amir Fatah di bawah komando Karto Suwiryo yang menguasai wilayah Tegal dan Slawi. 

Pada kesempatan bermarkas di Tegal, Pak Yani sempat ujian SIM MIliter dan saya lah yang menguji dan mengajari nyetir mobil. Maka pada saat berpangkat Letnan Jenderal menjabat Panglima TNI AD dipertemukan kembali saat persiapan konfrontasi dengan Malaysia di Kalimantan," kenang Sanjoto.

Di hadapan para perwira lain, Sanjoto yang saat itu ikut pengamanan langsung diperkenalkan. "Ini CPM Belor pernah menguji dan mengajari saya mengemudi saat di GBN (Gerakan Banteng Nasional) Tegal. Dia yang meluluskan saya dan menyerahkan SIM Militer," ujar Ahmad Yani ditirukan Sanjoto.

Karena pertemuannya dengan Pimpinan TNI AD saat itu, tak lama Sanjoto menerima kenaikan pangkat Sersan Mayor (Serma). Padahal saat itu dia juga belum lama naik pangkat menjadi Sersan Kepala (Serka). Bahkan usai konfrontasi, Sanjoto menerima Surat Keputusan pindah tugas kembali ke wilayah Jawa di Kodam VII Diponegoro (sekarang Kodam IV).

Bagi Ahmad Yani, pertemuannya dengan Sanjoto memang tidak sekali-dua kali. Saat gerilya di wilayah Surakarta dan sekitarnya hingga perbatasan Jawa Timur, Sanjoto yang kala itu berpangkat Letnan Muda bertugas sebagai pengaman rute gerilya Panglima Besar Jenderal Soedirman. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut