Mukjizat Rasulullah SAW Ketika Diracun Usai Perang Khaibar
وَقَوْله صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : ( مَا كَانَ الله لِيُسَلِّطك عَلَى ذَاكَ أَوْ قَالَ : عَلَيَّ )فِيهِ بَيَان عِصْمَته صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنَ النَّاس كُلّهمْ كَمَا قَالَ الله : { وَاللهُ يَعْصِمُك مِنَ النَّاسِ } وَهِيَ مُعْجِزَة لِرَسُولِ الله صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي سَلَامَته مِنَ السُّمّ الْمُهْلِك لِغَيْرِهِ ، وَفِي إِعْلَام الله تَعَالَى لَهُ بِأَنَّهَا مَسْمُومَة ، وَكَلَام عُضْو مِنْهُ لَهُ
Sabda Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam:”Allah tidak akan memberikan kekuasaan kepadamu melaksanakan maksudmu untuk membunuhku.”
“Sabda di atas menjelaskan akan kemaksuman (dilindungi) Nabi –shallallahu ‘alaihi wasallam- dari semua manusia, sebagaimana firman Allah: (وَاللهُ يَعْصِمُك مِنَ النَّاسِ)
“Allah memelihara kamu dari (gangguan) manusia”. Ini adalah mukjizat bagi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam akan keselamatan Nabi SAW dari racun yang mematikan bagi selain Nabi, Allah juga memberitahukan kepada Nabi SAW, bahwasanya kambing tersebut diberi racun dan berbicaranya anggota tubuh kambing kepada beliau.
Al Hafizh Ibn Katsier berkata dalam Tafsirnya (3/154) ketika menafsrkan QS Al Maidah ayat 67: