Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Didemo soal Penertiban, Bupati Sikka Lari Dikejar Pedagang Pasar Alok Maumere
Advertisement . Scroll to see content

Omzet Penjualan Turun, Pedagang Minyak Goreng di Salatiga Pasrah

Sabtu, 26 Maret 2022 - 11:20:00 WIB
Omzet Penjualan Turun, Pedagang Minyak Goreng di Salatiga Pasrah
Kebutuhan pokok yang dijual di Pasar Raya Salatiga. Foto:Ist
Advertisement . Scroll to see content

"Dulu ketika harga minyak goreng masih di kisaran Rp20.000 per liter, saya masih bisa bertahan untuk tidak menaikkan harga jual. Tapi sekarang harga minyak goreng sudah mencapai Rp25.000, kalau harga jual tidak dinaikkan ya susah juga," kata pedagang pecel lele di Blotongan, Sidorejo, Yudi. 

Menurutnya, untuk menyiasati bertambahnya modal akibat kenaikkan harga minyak goreng, paling hanya bisa menaikkan harga jual nasi. "Untuk menutup bertambahnya modal, saya hanya berani menaikkan maksimal Rp2.000 per porsi. Lebih dari itu, takut jualan tidak laku," ujarnya.

Tingginya harga minyak goreng juga dikeluhkan ibu-ibu rumah tangga. Mereka merasa keberatan dengan kenaikkan harga minyak goreng lantaran harus mengeluarkan uang lebih banyak untuk membeli bahan pokok tersebut. 

Padahal kebutuhan minyak goreng dalam satu bulan cukup banyak, yakni berkisar antara empat hingga lima liter. Sudah hampir dua minggu ini harga minyak goreng tinggi. 

“Sekarang harganya sekitar Rp25.000 per liter. Kalau berlangsung lama tentunya memberatkan warga," kata Setyaningsih, warga Blotongan. 

Editor: Ary Wahyu Wibowo

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut