Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Idul Adha 1447 H, Ditjen Pendis Kemenag Tebar 1.200 Paket Kurban dan Santuni Anak Yatim
Advertisement . Scroll to see content

Pandemi Covid-19, Keluar Masuk Pedagang dan Hewan Kurban Harus Dipantau Ketat

Jumat, 18 Juni 2021 - 17:57:00 WIB
Pandemi Covid-19, Keluar Masuk Pedagang dan Hewan Kurban Harus Dipantau Ketat
Para narasumber saat berbicara dalam dialog Prime Topic MNC Trijaya FM bertema Jiwa Berkurban di Tengah Pandemi di Best Western Premiere Hotel, Sukoharjo (18/6/2021). (foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

“Berkurban itu sesuai tuntutan syariat ada nilai hubungan antara manusia dengan Tuhan dan manusia dengan manusia,” kata Quatly.

“Meski hanya beberapa potong daging yang diberikan, akan memiliki nilai berarti. Demikian juga bagi yang menerima akan menjadikan kebahagiaan tersendiri,” ujarnya.

Sementara, Kepala Disnakkeswan Jateng Lalu Muhammad Syafriadi mengatakan, pihaknya telah menyiapkan sosialisasi penggunaan SKKH. 

Bahkan beberapa pekan sebelum Idul Adha, bersama tim dokter hewan akan rutin turun mendatangi selter-selter atau penjual hewan guna memeriksa kesehatan hewan kurban.

“Stok hewan kurban di Jateng sudah lebih dari cukup. Sehingga tidak perlu mendatangkan dari daerah lain,” kata Lalu.

Dia mengatakan bahwa Provinsi Jateng berperan dalam mendukung kebutuhan nasional akan hewan kurban terutama di wilayah Jabodetabek.

Dekan Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Dr Syamsul Hidayat MAg mengatakan,  masalah kesehatan hewan merupakan syarat yang mutlak. “Saya minta kesehatan penjual pun perlu dicek dan protokol kesehatan tetap harus dijalankan,” katanya.

Editor: Ahmad Antoni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut