Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : ASN Pemkot Solo Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Staf, Ditangani Badan Kepegawaian
Advertisement . Scroll to see content

Pasien Suspect Korona Meninggal, Pemkot Solo Ambil Langkah

Jumat, 13 Maret 2020 - 13:40:00 WIB
Pasien Suspect Korona Meninggal, Pemkot Solo Ambil Langkah
Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo (kanan) saat mendampingi Ketua PSSI Mochamad Iriawan (kiri) saat meninjau kondisi lapangan di Stadion Manahan Solo, Minggu (9/2/2020). (Foto: Antara/Bambang Dwi Marwoto)
Advertisement . Scroll to see content

"Kalau ke Jakarta kan butuh waktu. Minimal 3 hari, seperti yang Korea (WNA Korea yang meninggal di Solo) kan butuhnya tiga hari. Hasilnya negatif korona," katanya.

Kasubag Hukum dan Humas RSUD Dr Moewardi Solo Eko Haryanti mengatakan, uji laboratorium pasien yang meninggal dunia setelah dirawat di ruang isolasi hasilnya belum keluar dari Kemenkes. Termasuk hasil lab satu pasien lainnya yang kini masih dirawat di ruang isolasi.

"Kalau nanti hasilnya sudah keluar tentunya akan disampaikan dalam press conference. Tapi sekarang informasinya satu pintu di Dinas Kesehatan Provinsi," ujarnya.

Editor: Nani Suherni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut