Penampakan Mengerikan Longsor di Cilacap, Permukiman Warga Nyaris Rata Tanah
Hasil assessment BPBD pada Kamis malam mencatat 11 rumah tertimbun dan 12 rumah rusak akibat longsor. Dari lokasi yang tertimbun longsor Cilacap, dua warga ditemukan meninggal dunia, yakni Julia Lestari (20) dan Maya (15), keduanya asal Dusun Tarukahan RT 06 RW 03. Tiga warga lain mengalami luka ringan dan sudah mendapatkan penanganan awal.
Selain itu, 23 warga berhasil dievakuasi selamat dari reruntuhan material longsor. Namun pencarian masih difokuskan pada 21 warga hilang yang diduga tertimbun tanah di dua dusun.
“Tercatat 23 jiwa berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Namun hingga laporan assessment terakhir masih ada sekitar 21 orang yang diperkirakan tertimbun dan sedang dalam pencarian,” kata Taryo.
BPBD merinci ada 14 warga terdampak di Dusun Tarukahan. Tujuh di antaranya masih hilang, yaitu Yuni, Nina, Fani, Fatin, Lilis, serta dua anak Lilis. Lima warga lainnya berhasil diselamatkan setelah terjebak di antara tumpukan tanah.
Sementara itu, Dusun Cibuyut mencatat 14 warga terdampak dan seluruhnya masih dalam pencarian. Korban hilang terdiri atas Rastum, Rahma, Aca, Cahyanto, Kasri, Zahra, Nilna, Asmanto, Isna dan satu anaknya. Empat korban hilang lainnya adalah Dani, istrinya, serta dua anak mereka.
Material longsor juga mengancam 16 rumah lain, termasuk milik Surip, Ahmad, Kuswoyo, Subakir, Muslihin, Rohman, Abdul, Econg, serta sejumlah rumah milik warga lain di zona rawan.
Editor: Donald Karouw