Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Harga Kedelai Naik, Perajin Tempe di Tangerang Terpaksa Perkecil Ukuran Produk
Advertisement . Scroll to see content

Perajin Tahu Tempe Desak Pemerintah Kucurkan Subsidi Kedelai

Jumat, 04 Februari 2022 - 13:19:00 WIB
Perajin Tahu Tempe Desak Pemerintah Kucurkan Subsidi Kedelai
Ilustrasi – Aktivitas pembuatan tempe tahu di Kalitaman, Salatiga Foto: Ist
Advertisement . Scroll to see content

Dia juga berharap pemerintah membuat program budidaya kedelai di dalam negeri. Ini untuk memutus ketergantungan kedelai dari luar negeri. 

"Di Kalimantan masih banyak lahan yang luas dan cocok untuk budidaya kedelai. Dan kami berharap pemerintah bisa membudidayakan kedelai agar harga kedelai bisa stabil," ucapnya.

Dia menyatakan, kelangsungan usaha para perajin tahu tempe bergantung pada harga kedelai. Jika kenaikkan harga kedelai berlangsung lama, maka bisa dipastikan usaha mereka akan kolaps lantaran perajin tidak bisa serta merta menaikkan harga jual. 

"Jika harga jual dinaikkan, takutnya sepi pembeli. Terlebih di masa pandemi Covid-19, ekonomi sangat sulit," ujarnya.

Dia mengatakan, harga kedelai yang terjangkau para perajin maksimal di kisaran Rp9.600 per kilogram. Jika saat ini harga mencapai Rp11.000 per kilogram, maka subsidi yang diharapkan para perajin sebesar Rp1.400 per kilogram.

Seorang produsen tahu di Kalitaman, Kecamatan Tingkir, Salatiga Nur Hayati menuturkan, kenaikkan harga kedelai sangat berdampak pada perajin. "Saya berharap pemerintah turun tangan dan bisa menurunkan harga kedelai. Sebab makanan berbahan baku kedelai sudah menjadi makanan pokok masyarakat," ucapnya. 

Editor: Ary Wahyu Wibowo

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut