Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Spesifikasi KRI Brawijaya-320, Kapal Perang Terbaru TNI AL Terbesar di Asia Tenggara 
Advertisement . Scroll to see content

Pertempuran Tegal dan Cilacap, Jejak Perlawanan ALRI Terhadap Agresi Militer Belanda 1947

Kamis, 25 September 2025 - 04:55:00 WIB
Pertempuran Tegal dan Cilacap, Jejak Perlawanan ALRI Terhadap Agresi Militer Belanda 1947
Prajurit ALRI Tegal saat akan menghadapi konvoi pasukan Belanda di selatan Tegal. (Foto: Dok. TNI AL).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pada tengah malam 20 Juli 1947, Belanda melalui siaran radio secara resmi menyatakan tidak lagi terikat dengan Perjanjian Linggarjati. Sebelum pengumuman itu disampaikan, pasukan militer Belanda telah lebih dulu bergerak ke wilayah demarkasi, sementara aparat kepolisian mereka melakukan penggeledahan dan penangkapan terhadap perwakilan pemerintah Republik Indonesia di Batavia (Jakarta).

Dikutip dari dokumentasi TNI AL, Rabu (24/9/2025) menyebutkan, pada 21 Juli 1947 menjadi awal dimulainya agresi militer pertama Belanda yang diberi sandi Operasi Product. 

Untuk merebut wilayah Tegal, Belanda mengerahkan Brigade W dan V dari arah Jawa Barat serta Brigade T dan pasukan amfibi dari Semarang. Tujuannya untuk mengepung pasukan ALRI di Tegal yang dikenal memiliki persenjataan lebih unggul, sekaligus memutus jalur pelarian mereka.

Setelah berhasil menguasai Cirebon pada 25 Juli 1947, Brigade V dan W melanjutkan serangan ke Jawa Tengah, berusaha menembus pertahanan TNI. Mereka sempat tertahan di Losari oleh pasukan gabungan Resimen XIII, satu batalyon ALRI Pangkalan IV, dan kelompok kelaskaran. 

Meski akhirnya pertahanan Losari berhasil ditembus, perjalanan menuju Tegal tidak berjalan mulus. Jembatan yang dihancurkan, penghalang jalan serta serangan kilat dari TNI dan laskar menjadi tantangan berat bagi pasukan Belanda.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut