Peserta Karnaval Mirip Ritual Satanic di Pekalongan Minta Maaf, Akui Kurang Literasi
“Kami rencana sembelih kambing saat acara selesai, tidak ada maksud ritual apa pun. Untuk penyembelihan kambing murni untuk kita rahatan bersama setelah acara selesai,” ujarnya.
Akhid juga mengaku tidak mengetahui mengenai istilah atau konsep ritual satanic yang dikaitkan warganet dengan penampilan mereka.
“Kami tidak tahu apa itu ritual satanic, kami hanya melihat unik lalu adaptasi,” ucapnya.
Sebelumnya, Simbang Kulon Night Carnival di Kabupaten Pekalongan menuai kontroversi setelah video salah satu pertunjukan viral di media sosial.
Dalam video tersebut, sejumlah peserta terlihat mengenakan kostum dan memeragakan adegan teatrikal. Salah satu peserta mengenakan kostum menyerupai manusia berkepala kambing, sedangkan peserta lainnya tampak mengenakan jubah berwarna putih.