Pilu! Ayah dan Bayi 4 Bulan Korban Ledakan Tabung Gas Dimakamkan Berdampingan
PEKALONGAN, iNews.id – Suasana duka menyelimuti pemakaman korban ledakantabung elpiji 3 kg di Kota Pekalongan, Senin (3/11/2025). Ayah dan anak perempuannya yang masih bayi dimakamkan secara berdampingan pada Senin malam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kelurahan Jenggot, Kota Pekalongan.
Kedua jenazah yang dimakamkan adalah Faridotul Ilmi (38), sang ayah, dan putrinya, Raisya Adiyah (bayi berusia empat bulan). Sebelum dimakamkan, jenazah keduanya disalatkan di musala dekat rumah asli mereka di Jenggot.
Anak laki-laki tertua, Harizan Arka (4 tahun), telah dimakamkan lebih dulu pada Senin pagi di pemakaman yang berbeda, dekat rumah asal ibunya di Simbang, Kecamatan Buaran. Dengan demikian, tiga dari empat anggota keluarga tersebut meninggal dunia akibat luka bakar serius.
Sementara itu, sang ibu, Halimatus Sa’diyah (31), kini menjadi satu-satunya yang bertahan dan masih berjuang. Ia masih mendapat perawatan intensif di Ruang ICU RSUD Bendan, Kota Pekalongan.
Ledakan tragis yang diduga berasal dari tabung gas elpiji ini terjadi di kamar kos mereka di Kelurahan Kradenan, Pekalongan Selatan, pada Minggu petang. Ledakan tersebut menyebabkan seluruh ruangan porak-poranda.