Potret Toleransi di Semarang, Puluhan Anak Lintas Agama Belajar Kehidupan Biara
Saat sesi penutupan, Suster Franciana OSF berpesan kepada para peserta Semai #4 agar menjaga persahabatan di tengah keberagaman. “Kita semua mendapatkan panggilan untuk berbuat baik kepada sesama, dan dengan iman terhadap penyelenggaraan ilahi, mari bekerja dengan gembira untuk membuat dunia ini lebih indah,” ujarnya.
Koordinator Pelita Setyawan Budy kembali menggarisbawahi betapa pentingnya warga Semarang merawat perdamaian dan kebhinnekaan, khususnya menjelang Pemilu 2024.
“Pemilu sudah tinggal beberapa bulan lagi. Kita semua perlu terus mengeratkan jalinan persahabatan, agar Semarang bisa menjadi contoh wujud nyata kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis. Mari nyalakan pelita, daripada mengutuki kegelapan,” pesannya.
Editor: Ahmad Antoni