Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tragis! Pria 26 Tahun di Sragen Tewas Tertabrak Kereta Api Malioboro Express
Advertisement . Scroll to see content

Puluhan Hektare Tanaman Padi di Sragen Terancam Gagal Panen, Ini Penyebabnya

Kamis, 22 September 2022 - 12:51:00 WIB
Puluhan Hektare Tanaman Padi di Sragen Terancam Gagal Panen, Ini Penyebabnya
Puluhan hektare tanaman padi di wilayah Desa Bedoro, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen, terancam gagal panen. (Joko Piroso)
Advertisement . Scroll to see content

Menurutnya, menggunakan bibit padi Inpari 32, melihat petani lain yang menggunakan bibit Ciherang dan 64-SS tidak masalah. Kalau panen itu biasanya per patok bisa laku Rp10 juta-Rp11 juta untuk hasil panen musim tanam ketiga ini. 

Dengan kondisi seperti itu jelas tidak dapat apa-apa keluhnya. Para petani berharap, pihak terkait bisa memberi solusi kepada petani untuk musim tanam berikutnya,” ujarnya.

Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Bedoro, Dwi Aprilia Jaya menjelaskan, kondisi tanaman padi kerdil terjadi merata di Desa bedoro. Tetapi ada sawah 4 hektare yang kondisinya paling parah dan kemungkinan gagal panen.

Untuk antisipasi, pada musim tanam berikutnya harus dikawal sejak dari pembibitan, yakni dengan penyemprotan obat wereng.

“Kami juga akan berkoordinasi dengan petugas laboratorium pertanian di Palur, Karanganyar. Untuk persiapan lahannya supaya ditambah pupuk organik. Kasus seperti ini baru kali pertama terjadi di Sambungmacan,” ujarnya.

Menurut dia, akar padinya masih banyak tetapi tidak bisa tumbuh normal. Sementara kalau kekurangan PH maka akarnya sedikit dan kecokelatan karena tidak bisa menyerap unsur hara tanah.

Kepala Desa bedoro, Pri Hartono mengatakan, banyak para petani mengeluhkan padinya kerdil dan tidak bisa berbunga diusia 50 hari. Menurutnya keluhan itu tidak hanya hanya di Desa Bedoro, namun di Desa Banaran dan di desa lainnya juga seperti itu.

Editor: Ahmad Antoni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut