Bukti lainnya, pada masa abad-9 di wilayah Bergota menjadi pelabuhan tempat kapal-kapal besar berlabuh pada masa Mataram Kuno dan Mataram Hindu.
Pada masa setelahnya, wilayah yang saat ini berada pada sepanjang Simongan hingga Pasar Bulu yang berkembang menjadi pelabuhan utama dan satu garis pantai dengan wilayah Cheng Hoo berlabuh.
Alasannya, karena perlahan wilayah di Pelabuhan Bergota perlahan mulai menjadi daratan. Sekarang, nama Bergota telah menjadi sebuah pemakaman umum.
Bukti geologis yang juga menunjukkan jika wilayah Kota Semarang dulunya lautan adalah di Kelurahan Gisikdrono. Di tempat ini menjadikan daratan Semarang tersebut meluas adalah karena pendangkalan yang cukup parah pada masa itu.
Bahkan, garis pantai Semarang saat ini sudah bergeser sekitar 7 kilometer. Wilayah sekitar Tugu Muda dan Lawang Sewu sebenarnya menjadi daerah tepi pantai pada zaman dahulu.