Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Purbaya Bongkar Kejanggalan DTSEN: Anak Masuk Desil 7, Tukang Becak Desil 10
Advertisement . Scroll to see content

Siswi SLB dari Keluarga Miskin di Banjarnegara Masuk Desil 9 Kategori Orang Kaya

Kamis, 10 September 2026 - 02:15:00 WIB
Siswi SLB dari Keluarga Miskin di Banjarnegara Masuk Desil 9 Kategori Orang Kaya
Siswi SLB dari keluarga miskin di Banjarnegara masuk desil 9 hingga membuatnya terancam tidak mendapat bantuan sosial. (Foto: iNews TV)
Advertisement . Scroll to see content

BANJARNEGARA, iNews.id – Karut-marut penetapan data desil penerima bantuan sosial dan pendidikan kembali menimpa warga miskin. Di Banjarnegara, Jawa Tengah, seorang siswi penyandang disabilitas berprestasi dari keluarga miskin justru tercatat masuk ke dalam Desil 9 atau kategori orang kaya.

Nasib pilu ini dialami Amanda Embun Widianti, siswi kelas 10 B Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara.

Kesalahan data pendataan ini amat disayangkan oleh pihak sekolah. Guru SLB Negeri Mandiraja, Izza Afifah, bersama Kepala Sekolah SLB Negeri Mandiraja, Ruslan Abdul Ghoni, menegaskan bahwa indikator ekonomi yang disematkan pada Amanda sama sekali tidak sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

Pihak sekolah berharap dinas terkait dan pemerintah segera melakukan verifikasi faktual serta evaluasi ulang terhadap penetapan desil Amanda.

"Data ini sangat tidak sesuai dengan kondisi sosial dan ekonomi Amanda sehari-hari. Kami sangat berharap penetapan desil ini bisa segera dievaluasi agar bantuan pendidikan benar-benar tepat sasaran dan diterima oleh siswa yang membutuhkan," kata Kepala SLB Negeri Mandiraja, Ruslan Abdul Ghoni, Rabu (9/9/2026).

Kondisi ekonomi keluarga Amanda terbilang jauh dari kata mampu. Sehari-hari, Amanda harus menumpang hidup dan tinggal bersama nenek serta kerabatnya. Hal tersebut terpaksa dijalani lantaran sang ayah, Destriyo Widiyatmo, tidak memiliki tempat tinggal tetap dan hanya bekerja serabutan dengan penghasilan tak menentu. sementara sang ibu telah hidup terpisah.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut