Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Korban Keracunan MBG di Batang Tembus 411 Orang, Polisi Periksa 2 Saksi 
Advertisement . Scroll to see content

SPPG Bawang Batang Ditutup Imbas Ratusan Siswa dan Orang Tua Keracunan MBG

Jumat, 25 September 2026 - 04:38:00 WIB
SPPG Bawang Batang Ditutup Imbas Ratusan Siswa dan Orang Tua Keracunan MBG
Puluhan korban dugaan keracunan MBG dirawat di lorong RSUD Batang karena kapasitas ruang perawatan penuh. (Foto: iNews TV/Suryono Sukarno)
Advertisement . Scroll to see content

BATANG, iNews.id – Yayasan Bela Batang Sejahtera selaku pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bawang menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh warga dan penerima manfaat yang terdampak keracunan menu makan bergizi gratis (MBG).

Hingga Kamis (24/9/2026), total korban yang mengeluhkan mual hingga diare melonjak mencapai 411 orang.

Dari total korban tersebut, sebanyak 119 orang dirujuk ke sejumlah fasilitas kesehatan (faskes), 20 orang masih menjalani perawatan inap di Puskesmas Bawang, dan 272 orang lainnya dinyatakan rawat jalan. 

Perwakilan Yayasan Bela Batang Sejahtera, Tutut Wahyuningsih, menjelaskan menu MBG yang dibagikan saat kejadian terdiri atas nasi putih, telur saus asam manis, tahu goreng, sayuran, dan buah anggur. 

Pengelola mengeklaim proses pengolahan di dapur telah sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dengan bahan baku yang dipasok sehari sebelum penyiapan.

Buntut dari kejadian ini, operasional Dapur SPPG Bawang yang melayani 2,595 penerima manfaat dihentikan sementara guna evaluasi total. 

"Operasional dapur kami hentikan sementara untuk mendukung proses evaluasi menyeluruh, mulai dari bahan baku, proses pengolahan, rantai distribusi, hingga keterlibatan relawan," ungkap Tutut Wahyuningsih.

Guna mengusut pemicu keracunan massal ini, Polres Batang mulai melakukan penyelidikan mendalam dengan mengumpulkan bukti serta meminta keterangan saksi-saksi.

Kapolres Batang, Kombes Pol Warsono menegaskan, petugas telah memeriksa dua orang saksi dan menyita sisa paket makanan yang dikonsumsi warga pada Selasa (22/9/2026) untuk diuji di laboratorium Semarang.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut