Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bus Persib U-18 Dilempari Batu di Rest Area Batang, Suporter Persija Ditangkap
Advertisement . Scroll to see content

Tampang Suporter Persija Diduga Pelaku Pelemparan Bus Persib, Tersenyum saat Dibawa Polisi

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:47:00 WIB
Tampang Suporter Persija Diduga Pelaku Pelemparan Bus Persib, Tersenyum saat Dibawa Polisi
Tampang BPA (33) suporter Persija yang diduga terlibat dalam pelemparan batu ke bus Persib Bandung U-18 di Rest Area KM 360 Batang tersenyum saat dibawa petugas ke Polresta Batang. (Foto: iNews TV/Suryono Sukarno)
Advertisement . Scroll to see content

BATANG, iNews.id - Pria berinisial BPA (33), yang diduga terlibat dalam pelemparan batu ke bus rombongan Persib Bandung U-18 di Rest Area KM 360 Batang, Jawa Tengah, terlihat tersenyum saat dibawa ke Polresta Batang. Dia mengenakan kaus oranye bertuliskan “Persija Selamanya”.

BPA ditangkap polisi di Gerbang Tol Cikarang Utama setelah penyidik menelusuri rekaman CCTV dan memeriksa sejumlah saksi terkait insiden perusakan bus yang terjadi pada Minggu malam, 11 Oktober 2026.

Penampilan BPA saat dibawa ke Polresta Batang menjadi perhatian. Kaus oranye dengan tulisan “Persija Selamanya” yang dikenakannya juga terlihat mencolok di tengah penanganan kasus yang diduga dipicu perselisihan antarsuporter sepak bola tersebut.

Kasat Reskrim Polresta Batang Kompol Bintoro Thio Pratama mengatakan, insiden bermula ketika rombongan suporter Persija Jakarta bertemu dengan rombongan Persib U-18 di rest area tersebut. Pertemuan itu diduga memanas setelah terjadi perkataan yang tidak menyenangkan.

"Kronologinya antara suporter baik Persija dan Persib bertemu di rest area 360 Batang, akhirnya ada perkataan kurang baik lalu suporter Persija melakukan pelemparan ke bus Persib," ujarnya, Senin (12/10/2026).

Akibat kejadian tersebut, kaca bus di bagian kiri dan kanan mengalami kerusakan. Polisi juga menemukan batu berukuran besar di dalam bus.

"Kerusakan terdapat di bagian kiri dan kanan yaitu kaca pecah dan ditemukan batu besar dalam bus," katanya.

Polisi kemudian menelusuri rekaman CCTV untuk mengidentifikasi orang-orang yang diduga terlibat. Hasil penelusuran mengarah kepada BPA yang diketahui sedang menuju Jakarta hingga akhirnya ditangkap di gerbang tol.

"Dari CCTV kami dapat petunjuk yaitu BPA menuju ke Jakarta dan dilakukan penangkapan di gerbang tol," ucapnya.

Bintoro menyebut, penyidik menduga ada beberapa orang yang terlibat dalam aksi pelemparan tersebut. Namun, sejauh ini baru BPA yang berhasil diamankan, sedangkan dugaan keterlibatan pihak lain masih didalami.

"Dugaan sementara ada beberapa pelaku berdasarkan CCTV namun baru satu kami amankan," ujarnya.

Polisi menduga fanatisme terhadap klub sepak bola menjadi salah satu pemicu keributan. Bintoro juga menyebut pihaknya telah bertemu dengan koordinator lapangan suporter untuk mendalami keterkaitan BPA dengan insiden tersebut.

"Motif karena fanatik terhadap suporter bola. Dapat kami pastikan seperti itu (suporter Persija) karena saat diamankan kami sempat ketemu korlapnya," katanya.

Dalam penyelidikan kasus ini, polisi menyita sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan kejadian, antara lain batu berukuran besar, minuman keras jenis arak Bali, dan beberapa potong pakaian. Penyidik masih mendalami kaitan barang-barang tersebut dengan dugaan perusakan bus.

Selain perusakan, polisi juga menangani laporan dugaan penganiayaan terhadap salah satu ofisial Persib U-18. Adapun laporan mengenai sejumlah koper rombongan Persib yang diduga hilang masih perlu diinventarisasi untuk memastikan jenis dan jumlah barang yang dilaporkan.

Polresta Batang masih mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku lain. Polisi mengimbau semua pihak tidak memperkeruh situasi dan menyerahkan penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut