2 Korban Ledakan Restoran Pakuwon City Surabaya Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
SURABAYA, iNews.id – Penanganan medis terhadap para korban ledakanrestoran di kawasan San Antonio, Pakuwon City, Mulyorejo, Kota Surabaya, Jawa Timur, terus dilakukan.
Dari empat korban yang sempat mendapat perawatan awal di RSUD Haji Surabaya, dua di antaranya terpaksa dirujuk ke RSUD Dr Soetomo.
Rujukan dilakukan akibat kedua pasien mengalami trauma inhalasi atau kerusakan pada saluran pernapasan setelah mengirup asap pekat dan gas saat ledakan terjadi.
Dua korban lainnya yang masih bertahan di RSUD Haji Surabaya kini telah dipindahkan dari Ruang Gawat Darurat (IGD) menuju ruang ICU. Langkah ini diambil untuk penanganan intensif serta pembersihan luka bakar yang terkontaminasi.
Pihak RSUD Haji menyebutkan bahwa dari total lima korban terdampak, mayoritas mengalami luka bakar di area sensitif seperti wajah, kepala, hingga tangan dengan kisaran 13 hingga 18 persen.
"Hampir seluruh korban mengalami luka bakar di bagian wajah dan kepala. Dua pasien kami rujuk ke RSUD Dr Soetomo karena ada indikasi trauma inhalasi berat akibat asap dan gas, sementara dua pasien lainnya dalam perawatan intensif di ruang ICU," kata Kepala Tim Humas RSUD Haji Surabaya, Masrur, Selasa (6/10/2026).
Suasana haru menyelimuti keluarga korban di rumah sakit. Hasinah, salah satu ibu korban, mengaku sangat terkejut saat mendengar kabar musibah yang menimpa putranya. Pasalnya, hari kejadian merupakan hari pertama sang anak mulai bekerja di restoran tersebut.
"Anak saya baru hari pertama masuk kerja hari ini, baru tadi pagi berangkat. Tiba-tiba dapat kabar ada ledakan dan anak saya jadi korban," ungkap Hasinah, ibu salah satu korban ledakan.
Hingga saat ini, kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti memicu ledakan di area dapur restoran tersebut.
Editor: Kastolani Marzuki