Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kemendagri Dorong Tabalong Ciptakan Inovasi Berbasis Data dan Kolaborasi
Advertisement . Scroll to see content

2 Mahasiswa Unair Ciptakan Alat Pendeteksi Kebersihan Laut Berbasis Internet 

Selasa, 05 Januari 2021 - 10:03:00 WIB
2 Mahasiswa Unair Ciptakan Alat Pendeteksi Kebersihan Laut Berbasis Internet 
Dua mahasiswa Unair menunjukkan cara kerja alat pendeteksi kebersihan laut secara online, Selasa (5/1/2021). (Foto: Sindonews/Aan Haryono)
Advertisement . Scroll to see content

“Hijau untuk normal, kuning untuk waspada, dan merah untuk bahaya,” kata mahasiswa Akuakultur angkatan 2017 ini.

Warna lampu hijau, kuning, dan merah, katanya, memiliki batas toleransi  atau ambang batas di dalam perairan. Jadi, alarm akan berbunyi setiap 30 hari sekali guna memonitoring kondisi perairan laut. 

Pencemaran laut masih saja terjadi di berbagai kawasan di Indonesia. Sampah plastik yang menumpuk menurunkan minat wisatawan pergi ke pantai. Penumpukan sampah dan logam berat di kawasan pantai mengakibatkan penurunan kualitas biota laut.

Editor: Ihya Ulumuddin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut