26 Warga Bojonegoro Diduga Jadi Korban Arisan Bodong, Kerugian Hampir Rp1 Miliar
Sementara, dari 26 korban yang bersedia membawa kasus ini ke jalur hukum tersebut, total kerugian mencapai Rp925 juta atau hampir Rp1 miliar. Setiap korban mengaku rugi antara Rp4 juta hingga Rp230 juta.
Salah satu korban lain Hanny mengatakan, arisan ini menggunakan sistem menurun atau yang dapat belakangan memperoleh keuntungan lebih besar. Namun pada saat jatuh tempo, uang arisan tersebut tak kunjung diberikan.
Saat ditagih, pengelola arisan bersedia mencicil dengan nilai Rp100.000 hingga Rp500.000 pe rbulan. Selain itu dia juga terus menghindar saat berusaha ditemui para member arisan.
“Itu uang tabungan saya, tapi lebih kasihan para TKW yang peras keringat di luar negeri,” kata perempuan berhijab tersebut.
Sejumlah korban mengaku ikut arisan sejak 2022, namun mulai 2023 sudah bermasalah. Sementara pihak pengelola dianggap tak mempunyai itikad baik sebelum kasus ini dilaporkan polisi.
“Kita inginnya diselesaikan kekeluargaan, tapi dia (pengelola arisan) selalu sembunyi saat mau kita temui,” ujar Hanny.
Editor: Donald Karouw