Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Identitas Pedagang Cilok Ditemukan Tewas di Kontrakan Cikupa, Perantau asal Madura
Advertisement . Scroll to see content

3 Jalur Alternatif ke Sumenep Lewat Darat dan Laut, Mana yang Paling Seru?

Rabu, 01 Oktober 2025 - 20:09:00 WIB
3 Jalur Alternatif ke Sumenep Lewat Darat dan Laut, Mana yang Paling Seru?
3 Jalur Alternatif ke Sumenep. Keraton Sumenep merupakan salah satu kompleks kerajaan yang masih berdiri di Jatim, khususnya Pulau Madura. (Foto: Wikipedia)
Advertisement . Scroll to see content

3 Jalur Alternatif ke Sumenep

1. Jalur Pertama: Surabaya – Bangkalan – Pamekasan – Sumenep 

Rute standar dari Surabaya menuju Sumenep biasanya melalui Jembatan Suramadu lalu melintasi Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan akhirnya tiba di Sumenep. Jalur ini memang yang paling umum karena jalannya besar, banyak fasilitas, SPBU, hingga rumah makan.

Namun, untuk menghindari kepadatan atau rasa bosan, jalur utama ini bisa dimodifikasi. Misalnya, setelah melewati Pamekasan, Anda dapat memilih jalur lingkar yang membawa perjalanan melewati area pedesaan dan pantai. 

Meski jarak sedikit bertambah, pemandangan sepanjang jalan lebih segar dan tidak sebising jalur utama. Banyak wisatawan memilih jalur variasi ini untuk sekadar melepas penat sekaligus berfoto di area pantai selatan Madura.

2. Jalur Kedua: Jalur Utara Madura (Bangkalan – Pasean – Batang-Batang – Sumenep)

Inilah jalur alternatif yang banyak direkomendasikan bagi mereka yang ingin mencoba pengalaman berbeda. Dari Surabaya setelah menyeberangi Jembatan Suramadu, perjalanan bisa diarahkan ke jalur utara Madura. Anda akan melewati Bangkalan, lalu mengarah ke utara menuju wilayah Pasean, Batang-Batang, hingga akhirnya tembus ke Sumenep.

Kelebihan jalur utara:

Jalan relatif lebih lengang dibanding jalur utama.
Pemandangan laut selalu menemani di sisi kanan atau kiri jalur.
Bisa menemukan banyak spot kuliner seafood dan jajanan khas pesisir.
Meski begitu, kondisi jalan di beberapa titik masih perlu diwaspadai karena bergelombang. Namun bagi pencinta perjalanan santai, jalur ini bisa menjadi pilihan yang menyenangkan. Tidak jarang pula jalur utara dijadikan trek favorit para pesepeda touring karena panorama yang indah.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut