Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kekeringan di Bondowoso, Polisi Distribusikan Bantuan Air Bersih ke Warga Bersama BPBD
Advertisement . Scroll to see content

5 Warga Terserang Omicron di Jatim Masih Diisolasi

Minggu, 16 Januari 2022 - 09:10:00 WIB
5 Warga Terserang Omicron di Jatim Masih Diisolasi
Tes PCR Covid-19 (Foto:Ilustrasi/Ist)
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA,  iNews.id  - Lima warga yang terserang Covid-19 Varian Omicron di Jawa Timur masih menjalani isolasi. Mereka hanya mengalami gejala ringan.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur Erwin Astha Triyono mengatakan bahwa satu pasien dengan infeksi Omicron menjalani karantina di fasilitas isolasi terpadu. Sementara empat orang lainnya menjalani isolasi mandiri dengan pengawasan dari petugas kesehatan.

"Seluruh pasien hanya mengalami gejala ringan atau tanpa gejala," katanya, Minggu (16/1/2022).

Dia mengatakan bahwa sampai saat ini secara akumulatif ada delapan warga yang terserang virus penyebab Covid-19 varian Omicron di Jawa Timur.

"Dari tujuh pasien terkonfirmasi terbaru, lima orang berasal dari Surabaya," katanya.

 Selain itu ada satu pasien dari Kota Malang dan satu pasien dari Kabupaten Malang. Menurutnya, tiga dari delapan pasien yang terinfeksi Omicron sudah dinyatakan sembuh berdasarkan hasil dua kali pemeriksaan RT-PCR.

Erwin mengimbau warga mewaspadai penularan Omicron dan tidak melakukan perjalanan ke luar daerah jika tidak ada keperluan mendesak guna menghindari risiko penularan varian virus corona tersebut.

Selain itu, dia menekankan pentingnya penerapan protokol kesehatan dan vaksinasi untuk mencegah penularan virus corona penyebab Covid-19.

"Penting sekali bagi kita untuk saling menjaga orang-orang terdekat agar tidak tertular Covid-19, terlebih dengan adanya varian Omicron saat ini," katanya.

Editor: Nani Suherni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut