ASN Poliwangi Ditangkap Densus 88 karena Diduga Terlibat Terorisme
Bahkan pada 22 Juni 2018 lalu, EPW telah menandatangani surat pernyataan berisi pada prinsipnya bersumpah tidak pernah terlibat dalam kegiatan melawan negara atau terlibat terorisme. “Karena itu, kami sangat terkejut dengan penangkapan EPW oleh Densus 88,” kata Wahyu Naris.
Pascapenangkapan EPW oleh Tim Densus 88 Mabes Polri, hingga kini pihak Poliwangi Jatim belum juga mengambil keputusan terkait sanksi yang akan dijatuhkan kepada EPW. “Karena kami belum tahu alasan penangkapan yang sebenarnya,” katanya.
Hal senada juga diutarakan Masetya Mukti, rekan satu ruangan dengan EPW di Program Studi Menajemen Bisnis Pariwisata Poliwangi. Dia dan para rekan kerjanya kaget dengan penangkapan EPW.
Di mata rekan-rekan kerjanya, EPW tidak pernah menunjukkan sikap ekstrem terhadap negara. Dalam menjalankan salat, EPW juga tidak pernah menunjukkan perbedaan dengan yang lain. Bahkan karena kepandaiannya di bidang IT, Eka menjadi rebutan program studi di Poliwangi untuk menangani IT.
“Beberapa bulan ke belakang, memang ada pemikirannya yang sedikit berbeda, ketika membahas soal ibadah. Prinsipnya beliau makin taat ibadah. Tapi untuk mengajak ke arah yang diduga berkaitan dengan terorisme, itu tidak ada,” kata Masetya Mukti.