Karena kondisinya terkunci, warga nekat mendobrak pintu. Mereka pun terkejut menemukan bayi di kamar sedang memeluk ayahnya yang telah meninggal dunia.
Warga selanjutnya membawa bayi tersebut dan memberikan pertolongan. Sementara jenazah Fauzi kemudian dibawa ke RSUD dr Soebandi Jember untuk divisum.
Sebelumnya, sejumlah anak yang bermain sepakbola di depan halaman rumah korban pada Senin (12/8/2019), juga mencium aroma busuk. Namun, mereka tidak menyangka itu bau mayat.
Menurut warga, ayah balita tersebut meninggal dunia karena diduga sakit. Sebab, beberapa warga mengaku Fauzi kerap mengeluh sakit di beberapa bagian tubuhnya. Namun, tidak ada yang mengetahui soal kematiannya.
Korban Fauzi diketahui baru beberapa bulan tinggal di kompleks perumahan itu. Fauzi diduga pengangguran. Korban lebih sering di rumah dan cenderung tertutup sehingga warga jarang mengetahui aktivitas kesehariannya.
“Terakhir, warga di sini tahu Fauzi beberapa hari lalu baru makan bersama anaknya di depan rumahnya. Nasinya dari pemberian tetangga. Setelah itu, baru ketahuan dia sudah meninggal dunia,” kata salah satu warga.
Warga dan polisi kini berupaya mencari keberadaan istri almarhum di luar negeri untuk memberitahukan kematian Fauzi. Sementara anak Fauzi untuk sementara tinggal bersama tetangganya.
Editor: Maria Christina