Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bayi Kembar Siam Asal Kendari yang Berhasil Dipisahkan di Surabaya Sudah Boleh Pulang
Advertisement . Scroll to see content

Bayi Kembar Siam Akila dan Azila Tetap Dipantau Dokter Meski Sudah Boleh Pulang

Sabtu, 16 November 2019 - 11:24:00 WIB
Bayi Kembar Siam Akila dan Azila Tetap Dipantau Dokter Meski Sudah Boleh Pulang
Proses serah terima bayi dalam acara pemulangan bayi kembar siam asal Kendari yang berhasil dipisahkan di Surabaya, Jumat (15/11/2019). (Foto: iNews/Yudha Prawira)
Advertisement . Scroll to see content

Joni berharap, kedua bayi ini dapat menjadi anak yang salihah kelak dan dapat bersekolah dengan baik, karena intelegensi keduanya memang tidak terganggu.

Prosesi pemulangan bayi kembar siam ini diadakan di RSUD dr Soetomo ini ditandai dengan serah terima kedua bayi dari tim dokter kepada pejabat daerah Kota Kendari, Jumat (15/11/2019).

Menurut Ketua Penggerak PKK Kota Kendari, Sri Lestari yang ikut dalam prosesi, perawatan kedua bayi tidak hanya berkisar pada asupan gizi, namun juga hal lain seperti tumbuh kembang dan fisioterapinya. Maka dari itu, Azila dan Akila akan dirawat di RSUD Kendari untuk proses pemeriksaan lanjutan.

“Di RS Kendari ada beberapa dokter yang terlibat salah satunya dokter rehabilitasi medik,” katanya.

Sebelumnya, kedua bayi kembar siam asal Kendari, Akila Dewi Syabila dan Azila Dewi Sabrina menjalani proses pemisahan dada dan perut selama tiga bulan di RSUD Dokter Soetomo Surabaya, Rabu (14/8/2019). Dalam operasi itu Aqila dan Azila ditangani 70 dokter spesialis dan perawat.

Proses operasi yang awalnya diperkirakan memerlukan waktu hingga 12 jam, justru dapat selesai dalam waktu lima jam. Selama menjalani perawatan, kedua bayi yang didampingi orang tuanya, Jayasrin dan Silvina Dewi berada di ruang Bobo Kelas Satu Irna Anak.

Editor: Umaya Khusniah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut