Niat Sholat Jamak Takhir Isya dan Maghrib
أُصَلِّيْ فَرْضَ الْعِشَاءِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَجْمُوْعًا بِالْمَغْرِبِ جَمْعَ تَأْخِيْرٍ للهِ تَعَالَى
Latin: Ushalli fardhol 'Isyaai arba'a raka'aatin mustaqbilal qiblati majmu'an bil maghribi takhiirin lillaahi ta'aala
“Sengaja aku shalat ‘isya empat raka’at menghadap kiblat, dijamak takhir dengan maghrib karena Allah Ta’ala.”
2. Masih Dalam Perjalanan hingga memasuki waktu sholat yang kedua
3. Ketika datang waktu sholat kedua, yaitu sholat Isya, kerjakan shalat mana saja yang ingin didahulukan (Isya atau Maghrib). Namun, yang dianjurkan adalah mengerjakan shalat maghrib dulu sesuai urutan waktunya.
4. Setelah shalat yang paling pertama selesai (maghrib), lanjutkan dengan shalat isya tanpa diselingi oleh kegiatan lain seperti dzikir ataupun berdoa.