Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bakar Ban, Mahasiswa dan Dosen UINSA Surabaya Demo Tolak Rektor Terpilih
Advertisement . Scroll to see content

Demo Rektor UINSA Surabaya Memanas, Mahasiswa Segel Gerbang hingga Kuliah Lumpuh

Senin, 21 September 2026 - 16:12:00 WIB
Demo Rektor UINSA Surabaya Memanas, Mahasiswa Segel Gerbang hingga Kuliah Lumpuh
Massa mahasiswa menyegel pintu gerbang UINSA Surabaya alam aksinya menuntut rektor terpilih mundur. (Foto: inews TV)
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.idAksi demonstrasi puluhan mahasiswa menolak rektor terpilih di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, memanas, Senin (21/9/2026). Massa nekat menyegel akses keluar-masuk kampus hingga melakukan aksi bakar ban di area kampus, yang membuat aktivitas belajar-mengajar lumpuh total.

Aksi penyegelan ini memaksa para dosen dan mahasiswa lainnya tidak dapat memasuki area kampus untuk mengikuti perkuliahan. 

Suasana memanas terlihat saat massa menggeber sepeda motor di depan lobi rektorat sembari membakar ban bekas. Tak hanya itu, pintu gerbang utama UINSA Surabaya ditutup rapat dan dirantai oleh massa aksi. Hanya mahasiswa yang terlibat unjuk rasa yang diperbolehkan melintas.

Para pegawai dan staf kampus hanya diizinkan masuk berjalan kaki untuk melakukan absensi harian, sedangkan kendaraan mereka terpaksa diparkir di luar area kampus.

"Aksi ini merupakan bentuk kekecewaan kami karena Rektor UINSA, Profesor Akhmad Muzakki, belum juga menemui mahasiswa untuk memberikan klarifikasi langsung," ujar Korlap Aksi, Kokoh Prakoso, Senin (21/9/2026). 

Aksi ini merupakan lanjutan dari unjuk rasa beberapa hari sebelumnya yang tidak mendapat respons dari pihak rektorat. Mahasiswa bahkan mendirikan tenda untuk menginap di area kampus hingga tuntutan mereka dipenuhi.

Dalam tuntutan utamanya, massa mendesak Rektor UINSA untuk dicopot secara tidak hormat atau segera mengundurkan diri.

Selain itu, mahasiswa menuntut transparansi keterbukaan informasi publik, pengusutan dugaan korupsi Kopertais, perbaikan fasilitas kampus, serta evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan aturan jam malam kampus.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut