Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Demo Berujung Ricuh, Mahasiswa Bakar Ban dan Berupaya Tembus Gerbang Pemkot Cilegon
Advertisement . Scroll to see content

Demo Tolak Rektor Incumbent 2 Periode di UINSA Ricuh, Mahasiswa Bakar Ban

Rabu, 16 September 2026 - 16:33:00 WIB
Demo Tolak Rektor Incumbent 2 Periode di UINSA Ricuh, Mahasiswa Bakar Ban
Ratusan mahasiswa melakukan aksi demonstrasi di depan Gedung Rektorat UINSA Surabaya menolak jabatan rektor dua periode. (Foto: iNews TV)
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id – Ratusan mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) menggelar aksi unjuk rasa di dalam area kampus, Rabu (16/9/2026) siang. Aksi digelar secara tegas untuk menolak penetapan Akhmad Muzakki sebagai Rektor Incumbent yang kembali menjabat untuk periode kedua.

Geram lantaran rektor tidak berada di tempat dan tengah berdinas ke luar kota, massa aksi melakukan pembakaran di area depan Gedung Rektorat hingga merangsek masuk dan menduduki gedung rektorat. 

Kekecewaan massa memuncak setelah upaya mereka untuk bertemu langsung dengan pimpinan kampus tidak membuahkan hasil. Mahasiswa mengekspresikan protes dengan membakar sampah dan karangan bunga di sekitar pintu masuk utama.

Sejumlah demonstran menggeber knalpot sepeda motor di depan pintu lobi guna menimbulkan kebisingan agar mendulang perhatian pejabat rektorat. Karena tak kunjung ditemui, ratusan mahasiswa akhirnya menerobos pengamanan hingga berhasil menduduki lobi Gedung Rektorat.

"Penolakan terhadap penetapan Akhmad Muzakki sebagai Rektor UINSA Surabaya dua periode ini didasari kepemimpinan yang cenderung diktator dan otoriter, serta melahirkan berbagai kebijakan yang tidak pro terhadap kepentingan mahasiswa," kata Wakil Presiden Mahasiswa UINSA, Fadlurrakhman Fazle Purwardana, Rabu (16/9/2026). 

Pihak Rektorat UINSA saat dihubungi belum memberikan konfirmasi atau tanggapan resmi mengenai gelombang protes dan tuduhan yang dilayangkan oleh ratusan mahasiswa tersebut.

Massa mahasiswa akhirnya membubarkan diri secara tertib usai mendapat kepastian bahwa Rektor UINSA sedang tidak berada di kampus karena dinas luar kota.

Kendati demikian, kelembagaan mahasiswa mengancam akan kembali menggelar aksi unjuk rasa balasan dengan jumlah massa yang lebih besar apabila pihak rektorat terus menghindar.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut