Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rapat Paripurna Ricuh! Ketua DPRD Ende Diduga Pukul Ketua Fraksi Hanura
Advertisement . Scroll to see content

Demo Usut Dugaan Pelecehan Wabup Sumedang Ricuh, Pagar Gedung DPRD Roboh

Kamis, 03 September 2026 - 22:55:00 WIB
Demo Usut Dugaan Pelecehan Wabup Sumedang Ricuh, Pagar Gedung DPRD Roboh
Aksi demonstrasi yang digelar massa dari berbagai elemen di depan Gedung DPRD Kabupaten Sumedang, berakhir ricuh, Kamis (3/9/2026). Massa merobohkan pagar gedung DPRD. (Foto: iNews TV)
Advertisement . Scroll to see content

SUMEDANG, iNews.idAksi demonstrasi yang digelar massa dari berbagai elemen di depan Gedung DPRD Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, berakhir ricuh, Kamis (3/9/2026). Massa yang menuntut transparansi penanganan kasus dugaan pelecehan seksual dan penganiayaan yang menyeret nama Wakil Bupati Sumedang, Fajar Aldila, nekat membakar ban hingga merobohkan pagar utama gedung Dewan.

Tuntutan massa berfokus pada pengusut tuntas dugaan kekerasan yang dialami oleh mantan Sekretaris Pribadi (Sekpri) pejabat Pemkab tersebut. 

Kericuhan bermula saat puluhan demonstran yang membakar ban bekas di depan gerbang gedung mulai merangsek masuk. Keteandangan memuncak hingga massa merobohkan pagar besi DPRD Sumedang.

Petugas yang bersiaga mencoba mengendalikan situasi dengan menyemprotkan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) ke arah titik api dan kerumunan. Langkah ini sempat memicu bentrok dan adu mulut antara demonstran dengan petugas di lokasi.

Koordinator Aksi, Ismi Rinjani menegaskan, kedatangan mereka adalah untuk menuntut proses hukum berjalan secara independen, transparan, dan tanpa intervensi kekuasaan. 

"Kami meminta proses investigasi dilakukan tanpa adanya tekanan dan berpihak kepada korban. Kasus ini harus transparan," kata Ismi Rinjani.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut