Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : IKN Jadi Ibu Kota Politik, Targetkan 9.500 ASN Pindah pada 2029
Advertisement . Scroll to see content

Deretan Perang Antar-kerajaan di Indonesia, Ada yang Libatkan Pasukan Mongol

Selasa, 27 Desember 2022 - 16:51:00 WIB
Deretan Perang Antar-kerajaan di Indonesia, Ada yang Libatkan Pasukan Mongol
Simak deretan perang antar-kerajaan yang pernah terjadi di Indonesia. Salah satunya bahkan melibatkan pasukan Mongol saat Raden Wijaya menyerang Jayakatwang. (Foto: Wikipedia).
Advertisement . Scroll to see content

2. Perang Kerajaan Panjalu dan Jenggala

Kerajaan Panjalu dan Jenggala merupakan dua kerajaan yang berada di kawasan Mataram Kuno. Perang ini diketahui terjadi karena perebutan kekuasaan dalam takhta Kahuripan.

Melansir Okezone, raja Kahuripan yang kala itu memimpin, Airlangga, berniat mewariskan takhtanya kepada putri mahkota bernama Sanggramawijaya Tunggadewi. Namun, Tunggadewi memilih untuk menimba ilmu batin dan tidak ingin menjadi pemimpin. 

Mengetahui keinginan tersebut, Airlangga meminta saran kepada Mpu Bharada dan akhirnya memutuskan untuk membagi wilayah kekuasaannya menjadi dua, Panjalu atau Kediri dan Jenggala, kepada kedua putranya. 

Sri Samarawijaya berhak atas kekuasaan di Panjalu, sedangkan Mapanji Garasakan diamanahi kekuasaan di Jenggala. Sayangnya, kedua putra raja ini berselisih hingga mengakibatkan perang.

Dalam perang ini, kedua belah pihak sama-sama memperebutkan wilayah. Perang memuncak ketika Raja Airlangga wafat. Perang ini berlangsung selama 60 tahun dengan kemenangan Kerajaan Panjalu. 

3. Perang Paregreg

Selanjutnya, ada Perang Paregreg yang terjadi selama dua tahun, yakni 1404 sampai 1406. Perang ini terjadi antara istana barat Majapahit pimpinan Wikramawardhana dengan istana timur Majapahit yang dipimpin oleh Bhre Wirabhumi. 

Perang Paregreg dimulai dari pemberontakan yang dilakukan Bhre Wirabhumi, yang kemudian menjadi salah satu faktor kemerosotan Majapahit.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut